Team Spirit: “The Underdog Team” yang Berhasil Juarai TI10!
22 Oct · ESPORT
Team Spirit: “The Underdog Team” yang Berhasil Juarai TI10!

Team Spirit mengguncangkan dunia per-DOTA 2-an! Tidak pernah dibahas oleh siapa pun, tiba-tiba menjadi juara The International 10 (TI10).

Parahnya lagi, mereka berhasil menjadi juara TI10 setelah mengalahkan tim kuat asal Tiongkok yang lebih berpengalaman dan diunggulkan oleh semua pihak, PSG.LGD.

Prestasi mereka di TI10 ini membuat banyak orang menjadi bertanya-tanya: Mengapa mereka bisa membuat "Cinderella Story" versi mereka sendiri?

Oleh karena itu, ini dia 5 fakta menarik terkait keikutsertaan Team Spirit di TI10!

Lolos TI10 Melalui Kualifikasi

team spirit

Team Spirit adalah salah satu tim yang harus bersusah payah terlebih dahulu di babak kualifikasi setelah DPC Point milik tim ini tidak cukup untuk lolos langsung ke TI10.

Melalui Kualifikasi Easter European, Miphoska dkk. berhasil mengandaskan tim-tim kuat seperti Natus Vincere (Na’Vi) dan AS Monaco Gambit, dan berhak lolos ke TI10 mewakili regional CIS.

Hampir Seluruh Elemen Team Spirit Merupakan Debutan TI

Belum Mulai, Team Spirit Ungkap Beberapa Masalah di TI10 - RevivaLTV

Siapa sangka, hampir seluruh player dari Team Spirit merupakan debutan di tunamen akbar DOTA 2 ini. Mereka adalah Illya “Yatoro” Mulyarchuk, Alexander “TorontoTokyo” Khertek, Magomed “Collapse” Khalilov, dan Miroslaw “Mira” Kolpakov.

Bahkan pelatih Team Spirit, Airat “Silent” Gaziev, juga baru dua tahun menjalani profesi sebagai pelatih tim DOTA 2. Praktis, hanya sang kapten Yaroslav “Miphoska” Naidenov yang sudah pernah berpengalaman di The International saat masih berseragam The Empire (TI7).

Susah Payah Masuk Upper Bracket, Turun di Hari Pertama

Klasemen Akhir TI10

Team Spirit sama sekali tidak pernah diunggulkan sebagai juara TI10, bahkan dilirik pun tidak karena performa yang biasa saja di Group Stage. Mereka masuk Upper Bracket susah payah setelah mengumpulkan 5 kemenangan dan 3 kekalahan (peringkat 4).

Miphoska dkk. juga langsung diturunkan oleh tim kuat asal Tiongkok, Invictus Gaming, di hari pertama Main Event DOTA 2 TI10, yang membuat netizen yakin bukan tim inilah yang jadi juaranya.

Cinderella Story Dimulai dari Lower Bracket

:Playoff Bracket

Seakan bermain tanpa beban, Team Spirit melenggang mulus di Lower Bracket. Semua tim kuat berhasil mereka libas, termasuk memulangkan juara back-to-back TI 2 edisi terakhir, OG, dan Invictus Gaming yang menurunkan mereka ke Lower Bracket.

Puncaknya, mereka berhasil menembus Final Lower Bracket setelah mengalahkan tim satu negara, Virtus.pro. Bertemu Secret, Miphoska dkk. menang meyakinkan dan lolos ke Grand Final.

Collapse Sang Penjinak Magnus

Collapse

Team Spirit berhasil mengalahkan tim yang tidak pernah turun ke Lower Bracket, PSG.LGD, meskipun mereka sama sekali tidak diunggulkan.

Kunci kemenangan Miphoska dkk., selain kekompakkan tim tentunya, adalah kualitas Magnus yang dipiloti oleh Collapse. Magnus berhasil memporak-porandakan pertahanan Ame dkk. dengan penculikan yang manis dan rapi.

Berkat performanya yang mengerihkan bersama Magnus, Collapse pun dinobatkan sebagai MVP of the TI10!

***

Itulah 5 fakta menarik terkait keikutsertaan Team Spirit di The International 10 (TI10). Dengan hadirnya juara baru ini, peta kekuatan di turnamen terbesar DOTA 2 di dunia ini akan semakin sulit tertebak di musim berikutnya.

Mampukah Miphoska dkk. mempertahankan performa mereka seperti yang mereka tampilkan selama TI10? Mari kita tunggu aksi lain mereka di The International edisi selanjutnya!