Stern Rilis Mainan Pinball JAWS Baru, Punya Model Premium Sampai
05 Jan · ESPORT
Stern Rilis Mainan Pinball JAWS Baru, Punya Model Premium Sampai

Stern Pinball Inc, merek perusahaan pengembang game arkade rumahan terkemuka mengumumkan hadirnya mesin pinball baru yang terinspirasi dari film Steven Spielberg tahun 1975 berjudul JAWS. Kehadiran mesin pinball ini menambah deretan koleksi ke-15 Stern, mengingat perusahaan asal Amerika Serikat ini sendiri telah mengeluarkan sejumlah mainan pinball berlisensi film seperti Venom, Godzilla, Avengers, dan masih banyak lagi.

 

Versi terbaru dari Stern kali ini sepenuhnya mengadaptasi film aslinya yang menampilkan serangan mengerikan dari ikan hiu besar di pantai, sesuai dengan gaya film blockbuster Hollywood zaman dulu.

 

Stern juga mengundang penggemar mesin pinball untuk merasakan pengalaman bermain yang melibatkan lemparan dan kontrol atas bola logam di atas bidang papan permainan dengan berbagai fitur mekanik yang belum pernah ada sebelumnya.

 

Fitur-fitur dalam papan permainan ini terinspirasi dari elemen khas yang menjadi ikon dalam film JAWS dengan penggunaan teknologi yang canggih serta hadir dengan berbagai model mulai dari Pro, Premium, hingga Limited Edition.

 

Keith Elwin, yang juga menjabat sebagai Lead Game Designer untuk beberapa permainan pinball Stern lainnya seperti Godzilla dan Iron Maiden, kembali dipercaya untuk mengembangkan mekanik terbaru dalam mesin pinball JAWS terbaru. Sebelumnya, kehadiran mesin pinball yang dikembangkan oleh Keith juga telah berhasil mendapat respon yang sangat positif di pasar.

 

Keith menjelaskan bagaimana mesin pinball JAWS ini beroperasi. Dalam mesin yang bergerak ini, JAWS mengambil nama dari lokasi di dalam papan permainan yang disebut Pulau Amity, tempat di mana perayaan Fourth of July sedang berlangsung di lokasi lepas pantai tersebut.

 

Dalam permainan ini, pemain akan mengambil peran sebagai penangkap hiu dengan nama Quint, Hooper, dan Brody. Tugas mereka adalah menyelamatkan nyawa manusia dari serangan makhluk laut yang paling berbahaya di bumi. Narasi cerita yang dibangun dalam permainan pinball ini akan memberikan pengalaman yang langsung terasa, menciptakan kengerian dan ketegangan yang mirip dengan film JAWS yang asli.

 

Sebelum memulai, setiap pemain diharuskan untuk memukul sebuah ember mini yang disebut chum bucket agar dapat memicu pergerakan air dan mengumpan kemunculan hiu. Stern menggunakan sensor cahaya LED untuk mengilustrasikan efek air ini dengan pola pencahayaan yang menyerupai darah mengalir di dalam air.

Ketika jumlah air sudah mencukupi, hiu akan menunjukkan kehadirannya melalui sebuah sirip motorik yang bergerak dari kiri ke kanan di atas papan permainan. Pemain ditantang untuk menembak ke arah target sirip hiu yang sedang berenang melintasi arena permainan menggunakan bola logam perak.

Untuk meningkatkan keseruan dalam bermain koleksi pinball satu ini, Stern memperkenalkan unit navigasi baru bernama Perahu Orca yang dilengkapi dengan Menara Pengintai dan sebuah radio untuk meminta bantuan dari kru lainnya.

Dengan menggunakan potongan video dan musik latar belakang dari rekaman film JAWS, permainan ini akan memberikan sensasi menegangkan yang lebih besar dan membantu pemain untuk mengasah kemampuan bertahan hidup.

Menariknya, pinball JAWS juga menggunakan sistem modern berupa Insider Connected yang memungkinkan para pemain pinball dari seluruh dunia untuk dapat terhubung melalui suatu perangkat operator khusus. Mereka dapat berkolaborasi dalam melacak pencapaian, menyelesaikan misi khusus, dan berusaha mencapai peringkat Bounty Hunter sepanjang hidup.

Adapun untuk penjualannya, pinball JAWS dari Stern ini memiliki harga berbeda tergantung pada pilihan modelnya. Masing-masing dibanderol seharga US$ 6.999 (Rp108 juta) untuk model Pro, US$ 9.699 (Rp150 juta) untuk model Premium, dan US$ 12.999 (Rp201 juta) untuk model Limited Edition khusus wilayah Amerika Serikat.

Selain itu, permainan dan aksesori dari pinball JAWS kini juga telah tersedia melalui distributor resmi dan dealer Stern Pinball di seluruh dunia.